Tampilkan postingan dengan label jual tanah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jual tanah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2016

Ternyata Cuka & Baking Soda Bisa Membersihkan Saluran Air


Centralrumahproperti - Pada umumnya pembersih saluran air dijual di pasar dan toko penyedia keperluan rumah tangga, Namun sayangnya, pembersih seperti ini biasanya mengandung asam sulfat yang berbahaya jika tersentuh kulit manusia. Kontak dengan kulit manusia saja dapat menyebabkan kulit terbakar, apalagi bila tertelan atau terciprat ke mata. Nah, untuk menghindari efek samping ini Anda dapat menggunakan pembersih saluran air yang alami.


(Baca Juga : Mengundang Jasa Bersih-bersih Rumah Online)



Cukup dengan cangkir baking soda (pengembang kue), satu cangkir cuka putih, sekitar empat liter air panas dan sari lemon, Anda sudah bisa mendapatkan pembersih yang alami untuk saluran air. 

Tuang pengembang kue ke dalam saluran air yang mampat. Pengembang kue tergolong alkalin yang dapat mengurai lemak dan kotoran di dalam saluran air serta pipa.

Selama pengembang kue bekerja di saluran air, campurkan cuka putih dan sari lemon, lalu tuangkan campuran ini ke dalam saluran air. Asam cuka membuat pengembang kue berbusa. Nah, prose agitasi inilah yang mempermudah Anda membilas saluran. 

Biarkan 5 menit lalu tuangkan air panas. Air akan membersihkan busa dan kotoran menempel. 

Proses ini relatif tidak menghabiskan banyak waktu sehingga Anda bisa kembali melakukan kegiatan seperti biasa tanpa terburu-buru.






Tags : baking soda, cuka, membersihkan saluran air, lingkungan 

Selasa, 27 Desember 2016

Jenis - Jenis Tanaman Untuk Balkon

Centralrumahproperti.com - Ada banyak jenis tanaman yang bisa kamu pilih untuk menghiasi area balkon. Biasanya, ada yang berupa tanaman semak atau yang menjulur ke bawah. Semuanya indah dan cocok di aplikasikan pada dinding balkon, apalagi jika area balkon kamu mendapatkan sinar matahari yang cukup.


Listing Centralrumah.com :


Rumah 350 Juta-an Setu Bekasi Promo Angsuran 12x




Bila Anda menginginkan jenis tanaman berbunga Anda dapat memilih beberapa contoh diantaranya (Lantana Camara), pentas (pentas hibrida), tapak dara (vinca rosea), petunia dan masih banyak lagi. Hmmm, khusus untuk Petunia bunganya tidak akan sebanyak dan sebesar bila ada di kawasan sejuk, tapi tetap layak dicoba. Sementara untuk jenis tanaman hias daun, kamu bisa mencoba ragam calathea, sambang darah, syngomnium, sirih gading atau kucai. Tanaman ini bisa juga di padukan dengan satu dengan lainnya.

Kamu dapat menanam jenis tanaman tersebut dalam pot yang ditempel pada dinding atau pagar balkon. Pakailah media ringan (selain tanah) contohnya sekam bakar atau kokopit yang di campur dengan pupuk kandang (kompos).





Tags: jenis tanaman hias, tanaman hias, tanaman hias untuk balkon

Sabtu, 24 Desember 2016

Tips Dapur Terbebas Dari Udara Panas!

Centralrumahproperti - Sebagai tepat untuk menyiapkan dan mengolah bahan makanan, dapur rentan sekali terkena noda kotoran dan bau tidak sedap. Bayangkan seperti apa rasanya bila dapur tidak memiliki bukaan untuk mengalir udara panas dan bau masakan ke luar? Bukan saja menyebabkan ketidaknyamanan saat memasak, tetapi juga mengganggu ruangan lain. Itulah sebabnya penting untuk membuat sirkulasi udara atau pengawasan yang baik di dapur, agar udara panas dapat berputar sehingga ruangan pun tidak terasa pengap.

Selain sirkulasi udara, Anda dapat melakukan beberapa hal lain untuk mengurangi udara panas yang berputar di dapur. Caranya dengan memasang plafon lebih tinggi dengan model atap jack roof (bertingat). Manfaatkan lubang antar atap untuk dijadikan bukaan aliran udara panas. Anda juga dapat melapisi bagian bawah atap seng menggunakan spon.

Jika tidak memungkinkan membuat bukaan di area dapur, Anda bisa menggantunya dengan memasang cookerhood. Alat yang berbentuk cerobong asap guna menyerap udara panas dan bau tidak sedap saat proses memasak. Anda juga dapat menempatkan exhaust fan di sudut ruang untuk memutar udara di dalamnya, hingga dapur tetap terasa nyaman meski sedang memasak.




Tags: dapur, cookerhood, 

Kamis, 22 Desember 2016

Memuat Sumur Gali, Gunakan Trik Ini Untuk Menemukan Sumber Mata Air

Centralrumahproperti - Yang dimaksud dengan sumur galian ialah yang dibuat dengan cara digali hingga kedalaman tertentu. Tahap awal yang mesti dilakukan ialah menemukan sumber mata airnya terlebih dahulu, sehingga pekerjaan yang sudah dilakukan berhasil. Jangan sampai sudah susah payah menggali ternyata airnya tidak ditemukan.

Dulu orang-orang biasanya menggunakan bahan alami untuk mendeteksi ada tidaknya air yang tersimpan di suatu titik tanah. Contohnya tempurung kelapa, garamdan daun pisang. Metode ini cukup berhasil untuk membantu mencari sumber air. Ini menjadi bukti nyata banyak sumur galian pada rumah penduduk yang berada di dalam kedalaman yang jauh dari sentuhan teknologi.

Untuk membantu Anda ada beberapa trik yang bisa membantu Anda berikut dibawah ini:


Trik 1. Menggunakan Tempurung Kelapa

Pilih lokasi yang ingin dijadikan sumur dengan ukuran 2x2 m. Letakkan setengah bagian tempurung kelapa diatas bidang tadi dengan posisi tengkurap pada malam hari. Esoknya, angkat tempurung kelapa lalu amati ada embun atau bekas air yang terjebak di dalamnya atau tidak? Bila iya artinya ada sumber air di dalam bidang ini.


Trik 2. Menggunakan Garam

Ambil sedikit garam letakkan diatas tanah yang di rasa mengandung air didalamnya. Tutup garam menggunakan kaleng dan biarkan selama semalam. Bila keesokan harinya garam berkurang atau habis, kemungkinan ada mata air di bawahnya. Proses ini dilakukan dimalam hari hingga pagi menjelang matahari terbit.


Trik 3. Menggunakan Daun Pisang

Ternyata daun pisang juga dapat mendeteksi tingkat kelembaban di dalam tanah. Pertama-tama ambil beberapa lembar daun pisang yang segar, hamparkan di atas tanah yang akan dibuar sumur. Lakukan pada pukul 9-10 malam. Pada pagi hari, amati intensitas embun yang menempel di balik daun pisang. Banyaknya embun yang melekat didaun pisang, semakin banyak juga debit air yang tersimpan di bawah tanah.


Trik 4. Menggunakan Kawat Tembaga

Siapkan 2 kawat tembaga ukutan 50 cm dengan diameter 3 mm, lalu 2 selang stainless steel dengan panjang 10 cm diameter 5 mm. Bengkokkan keuda kawat sampai membentuk sudut 90 derajat, satu sisi ukuran 10 cm dan sisi lainnya berukuran 40 cm. Kawat tembaga yang berukuran 10 cm masukan kedalam selang stainless steel.

Gembang kedua selang stainless steel memakai tangan kanan dan kiri. Posisikan genggaman keduanya setinggi pinggang dengan posisi kedua kepalan tangan rapat dan sejajar. Lalu, melangkahlah maju mundur beberapa langkah dengan posisi tangan tetap menggenggam kedua selang. Pusatkan perhatian Anda pada tanah yang di pijak sembari tangan tetap merasakan gerakan dari kedua ujung kawat tembaga.

Bila posisi kedua kawat tembaga saling lurus dan sejajar berarti tanah yang ada dibawah Anda tidak mengandung air. Sedangkan posisi kedua kawat tembaga saling menyilang tandanya ada sumber mata air. Bila Anda ingin memastikannya, coba gerakan tadi dengan arah yang berlawanan.



Tags: cara mencari sumber air, cara mencari sumber mata air, cara mendeteksi air tanah